Iedul Fitri Berdarah, Natal, Gereja dan Banser NU…

Iedul Fitri Berdarah, Natal, Gereja dan Banser NU…

Siapa yang tidak mengenal sepak terjang tokoh-tokoh NU dan Banser NU dalam mengawal paham Liberal di NUsantara?

Kaum muslimin menyaksikan di depan mata tingkah laku mereka, sikap “menjilat” yang mereka bungkus dengan toleransi antar umat beragama.

Berbagai data, fakta dan realita yang ada menunjukkan dengan jelas hubungan mesra ormas NU[1] dan sayap paramiliter nya tersebut dengan para pemeluk agama salib di negeri ini. Lihatlah bagaimana gagahnya Banser NU, ketika berdiri di depan pintu-pintu gereja, dengan penuh waspada menjaga ketenangan dan kekhusyu’an ibadah para penyembah berhala. Dalam rangka “bertoleransi” dengan (baca: menjilat) “domba-domba tuhan.”

Perjalanan NU

Perjalanan NU1

Perjalanan NU2

Perjalanan NU3

Sebagian gambar-gambarnya bisa dilihat disini:
http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2014/12/24/286789_banser-nu-ikut-jaga-gereja-lokasi-bom-bunuh-diri-di-solo_663_382.jpg
http://cdn-2.tstatic.net/surabaya/foto/bank/images/ansorsisisrear.jpg
http://img.lensaindonesia.com/thumb/500-1/uploads–1–2011–12–banser.jpg
http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQfN7fouYoma1JA-tFViLNjbtCkvd8hlPCq5eBML-_eZTBqs1843g
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSeXRlfyjFW3vFNtOuc0X4FzfYmyyMjU36Qf-9aaozgJX7xj8I
https://a.disquscdn.com/get?url=http%3A%2F%2Fwww.voa-islam.com%2F%2Fphotos3%2Fbanser-jaga-gereja.jpg&key=uSp-FEF79TqhDtf3XZ0JWg
http://www.jurnalislam.com/gambar/nasional/nasional-berdalih-ukhuwah-wathaniyah-3000-banser-akan-jaga-gereja-se-jateng-328-l.jpg
http://cdn.ar.com/images/_t/500×0/stories/2012/12/banser_jaga_gereja.jpg
Demikian pula pembelaan Gus Dur, Shinta Nuriyah (istri Gus Dur), Wahid Institute (LSM milik keturunan Gus Dur), Gus Nuril, Cak Nun, tokoh-tokoh liberal NU dan segudang “orang-orang penting” dari ormas NU kepada agama penyembah Trinitas Kristen Indonesia, adalah fakta yang sulit untuk dibantah. Yang menunjukkan memang ormas NU dan orang-orang yang ditokohkan dalam ormas NU tersebut memiliki hubungan yang sangat mesra dengan para penganut Kristen Nashara.

Perjalanan NU4

Perjalanan NU5

Perjalanan NU6

Perjalanan NU7

Perjalanan NU8

Perjalanan NU9

Perjalanan NU10

Perjalanan NU11

Perjalanan NU12

Perjalanan NU13

Perjalanan NU14

Perjalanan NU15

Perjalanan NU16

Perjalanan NU17

Perjalanan NU18

Sebagian gambar-gambarnya bisa dilihat di sini:
http://www.sesawi.net/wp-content/uploads/2014/04/Paus-Yohannes-Paulus-II-dan-Gus-Dur-1.jpg
http://www.sesawi.net/wp-content/uploads/2014/04/Paus-Yohannes-Paulus-II-dan-Gus-Dur-dan-Bu-Shinta.jpg
http://www.sesawi.net/wp-content/uploads/2014/04/Paus-Yohannes-Paulus-II-dan-Gus-Dur-dan-Yenny-Wahid.gif
http://img.lensaindonesia.com/thumb/350-630-1/uploads–1–2013–08–14788-sahur-bareng-sinta-nuriyah-abdurrahman-wahid-di-gkjw-istri-gus-dur-gereja.jpg
https://cintarasulullah.files.wordpress.com/2009/01/gusdur-rabi.jpg?w=468
Untuk Video bisa di klik di sini:
https://www.youtube.com/watch?v=cYnzDsKi7KU
https://youtu.be/xeZ4OXrgcoc
https://youtu.be/sAiI5KcKRCQ
https://youtu.be/cTnxR9ZMEUQ
https://youtu.be/DiZOuZAzThE
https://youtu.be/EGP43mh3oOs
https://youtu.be/CTsr4Hjjvho
https://youtu.be/6yyf7-pHQ5c
https://youtu.be/uCJhAIt2FZc
https://www.youtube.com/watch?v=WluDWXBHJ44
https://www.youtube.com/watch?v=zMOUc3dOLuM
https://www.youtube.com/watch?v=xeZ4OXrgcoc
https://www.youtube.com/watch?v=9qfx8sNpzS0
https://youtu.be/8ZgPqP_IrO0
https://www.youtube.com/watch?v=URG0kKhyX_A

Namun apa balasan mereka?

Bagaikan “Air susu dibalas air tuba.” Seperti seseorang yang menolong anjing yang terjepit disebuah pohon, dengan penuh kasih sayang Sang Tuan menolong melepaskan anjing tersebut dari jepitan pohon. Namun tak disangka dan tak diduga, baru saja Sang Anjing lepas dari jepitan pohon, maka segera Sang Anjing menggigit Tuannya.

Para tokoh dan elite NU “bermain asmara” dengan kaum penyembah berhala yang Nabi Isa alaihi salam berlepas diri dari kekufuran mereka, namun dalam waktu yang sama umat Islam, bahkan warga NU sendiri dibantai dimana-mana oleh pasukan salibis “sebagai balas jasa” atas toleransi antar umat beragama.

Belum lekang dari ingatan kita bagaimana kaum muslimin yang sedang merayakan hari raya Iedul Fitri 16 tahun yang lalu, tepatnya pada Iedul Fitri 19 Januari 1999 kaum muslimin dikejutkan dengan berita penyerbuan, pembakaran masjid-masjid, pembunuhan dan pembantaian kaum muslimin di Ambon dan Maluku.

Perjalanan NU19

Perjalanan NU20

Perjalanan NU21

Perjalanan NU22 Perjalanan NU23

Pelakunya adalah “umat kasih”, sekelompok umat yang senantiasa mengumandangkan slogan “Jika engkau ditampar pipi kirimu, maka berikanlah pipi kananmu .” “Domba-domba tuhan” yang selalu dibela Gus Dur, dan orang-orang yang setipe dengannya dari ormas NU.

Tidak berselang lama dari Tragedi Berdarah Iedul Fitri 1999 Ambon dan Maluku. Kembali kaum muslimin Indonesia dan dunia digemparkan dengan tragedi berikutnya. Penyerangan, pembakaran, pembunuhan dan pembantaian penghuni sebuah Pondok Pesantren yang jika menilik dari namanya, nampaknya sebuah Ponpes NU. Tidak hanya penghuni Pondok Pesantren Wali Songo yang dihabiskan oleh pasukan salibis tersebut, namun warga muslim sekitar juga tidak luput dari kekejaman dan kebrutalan mereka, sedikitnya 200 orang muslimin meregang nyawa pada peristiwa itu.

Perjalanan NU24

Perjalanan NU25

Perjalanan NU26

Perjalanan NU27

Maka benarlah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

وَلَنْ تَرْضَى عَنْكَ الْيَهُوْدُ وَلاَ النَّصَارَى حَتَّى تَتَّبِعَ مِلَّتَهُمْ

Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan ridha kepadamu sampai engkau mau mengikuti agama mereka.” (Al-Baqarah : 120)

Demikianlah kaum kafir Yahudi dan Nashara (Kristen) tidak akan pernah ridha dan rela kepada Islam dan kaum muslimin sampai mereka berhasil memurtadkan umat Islam.

Lihatlah pada hari-hari ini makar yang sama mereka lancarkan, bertepatan dengan hari raya kaum muslimin, hari raya Iedul Fitri, tidak tangung-tanggung meskipun di dekat markas aparat keamanan, mereka kembali menyerang, meghancurkan dan membakar masjid.

Perjalanan NU28

Perjalanan NU29

Perjalanan NU30

Perjalanan NU31

Perjalanan NU32

Perjalanan NU33

Perjalanan NU34

Perjalanan NU35

Perjalanan NU36

Foto-fotonya bisa klik di sini:
http://www.seruanku.com/wp-content/uploads/2015/07/foto-pembakaran-masjid-di-papua.jpg
https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR0GlUn1MPDoebYGNndQslslOT1eYKIWIubXl98TKPqhL8ABuvS
https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcTyBejvYA9RcywO792NXfd9icA2Qum0ZKTpQDgNVnoOc7Qi4hok
http://images.solopos.com/2015/07/bcv08brBwm.jpg
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSkjZAVVzJO2Cph_MyA5xTCdi9OlrDX1ALGAgRm4NO1OFEWt2m02w
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSGTDmPxloQ1_YYrxpTFSrNZKXCtiEhNf5bmzfR46JCGmYn7YCLCg
https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQgvRXEq0-AwM-f32hGP-5sEBR9zmt0aQKk5b9YGYOtKct19PhNUA
Video bisa lihat disini:
https://youtu.be/0JkX5D0E4so
https://youtu.be/xse_44pWnZc
https://youtu.be/dzrzbVnJ2HU

Lalu kemana para penggiat “toleransi umat beragama”?

Mana suara “Wahid Institute” buatan putri Gus Dur tokoh NU yang selalu terdepan membela hak-hak minoritas?

Mana pembelaan Gus Nuril, Cak Nun, dan para Kiai NU yang sering berceramah di gereja-gereja, untuk Islam dan kaum muslimin yang terzhalimi di Papua?

Lalu dimanapula pasukan paramiliter NU (baca: Banser) yang dengan sangat disiplinnya, penuh tanggung jawab dan dengan gagah berani menjaga seremonial peribadatan berhala di gereja-gereja mereka pada saat Natal?

Ataukah memang harta benda, kehormatan dan jiwa kaum muslimin dihadapan mereka nilainya lebih rendah dibandingkan harta benda, kehormatan dan jiwa penyembah tiga tuhan tersebut?

Ataukah karena memang tidak ada bayaran dari Bank Dunia, yang mendukung Liberalisme dan Pluralisme mereka?

Perjalanan NU37

Perjalanan NU38

Perjalanan NU39
[1] Ormas NU yang kami maksudkan di sini mencakup siapa saja yang punya hubungan dengan NU. Sama saja apakah dia memegang posisi struktural di ormas NU, para tokohnya, para kiainya, ormas-ormas yang berafiliasi ke NU, warga NU atau siapa saja yang memiliki manhaj dan metode yang sejalan dengan NU.

Kolom Pembaca

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *