Riyanto, Bukti Pluralis NU dan Banser

Riyanto, Bukti Pluralis NU dan Banser

Riyanto adalah seorang pemuda anggota Banser yang tewas ketika menjaga gereja di Mojokerto akhir tahun 2000 silam. Ketika itu pemuda berusia 19 tahun tersebut sedang menjalankan tugas, melaksanakan perintah atasannya untuk mengamankan prosesi natal, bersama ratusan teman-temannya sesama anggota Banser. Namun takdir Allah berkata lain, Riyanto tewas saat mengamankan perayaan penyekutuan Allah ta’ala kaum Nashrani tersebut. Untuk mengenang jasanya kini nama Riyanto dijadikan nama sebuah jalan di kota Mojokerto.

Demikianlah profil ringkas dari seorang anggota Banser…

riyanto banser nu1

riyanto banser nu2

Riyanto adalah satu bukti nyata dari banyaknya bukti yang menunjukkan pluralis NU secara umum dan Banser secara khusus.

Banser adalah pasukan paramiliter milik ormas NU, ormas yang menggaungkan gema Islam NUsantara. Memang cukup aneh, disebuah negara yang berdaulat, muncul kekuatan sipil yang bercorak militer. Penampilan, atribut, gaya, dan beberapa hal meniru layaknya tentara militer resmi milik pemerintah. Sehingga tidak jarang mereka mengambil peran, layaknya peran tentara itu sendiri.

Keanehan berikutnya adalah ketika pasukan paramiliter tersebut sangat arogan, anarkis, dan radikal kepada sebagian pihak. Namun bersamaan dengan itu sangat mesra dengan pihak-pihak lain.

Ya benar…

Itulah Banser.

Disatu sisi mereka begitu arogan kepada masyarakat dan kaum muslimin. Tetapi dengan berlindung dibalik payung toleransi dan pluralis mereka akan sangat santun, peduli, sangat disiplin serta bertanggung jawab membela hak-hak orang-orang kafir yang mereka sebut kaum minoritas.

Lihat saja satu contoh, ketika Muktamar NU ke 33 di Jombang, tampak dengan jelas Banser menunjukkan arogansinya. Dan ini diakui oleh para peserta muktamar tersebut, yang mereka adalah para tokoh, sesepuh, dan kiai-kiai NU dari berbagai daerah di NUsantara. Padahal mereka masih dalam satu wadah organisasi, ormas NU.

riyanto banser nu3

riyanto banser nu4

riyanto banser nu5

riyanto banser nu6

Videonya bisa klik di sini:

http://www.cohobbies.com/videos/cAaYZwq4VQA/ricuh-kejar-kejaran-banser-dalam-muktamar-nu-2015-jombang-

https://youtu.be/mMdsi3b6KEE

https://youtu.be/f_mbQPgCZv0

https://youtu.be/JoT1ydXUAzo

https://youtu.be/GQm-7cdAr4k

https://youtu.be/JOS_KLAr63g

Lantas bagaimana jika Banser NU bersinggungan dengan orang luar NU?

Satu contoh arogansi Banser kepada sesama masyarakat, ketika anggota Banser bersinggungan dengan anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tulungagung Jawa-Timur. Maka reaksi mereka luar biasa, langsung pada posisi siap siaga:

“Seluruh pasukan kader Banser di Indonesia sekarang ini siap siaga. Tidak hanya yang berasal dari Jawa timur maupun Madura, tetapi yang ada di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta, bahkan dari luar Jawa sekarang siap untuk berangkat (ke Tulungagung),” ujarnya usai menggelar pertemuan dengan sejumlah pengurus PBNU, GP Ansor Jawa timur, serta beberapa tokoh Banser NU lintas daerah di Kafe Halte yang berada di dalam kompleks Pondok Pesantren PETA, Tulungagung. (Ketua DPW Banser NU Jatim, Imam Ahmad Kusnin)

riyanto banser nu7

riyanto banser nu8

Sungguh aneh tapi nyata, hal ini berbeda dengan respon Banser NU ketika terjadi tragedi pembakaran masjid di Tolikara Papua saat hari raya kaum muslimin Idul Fitri 2015. Sepi, adem, ayem, sejuk tidak ada tanda-tanda kehidupan Banser NU yang gagah perkasa.

Jangan ditanya, apakah mereka juga menyiagakan seluruh pasukan Banser di seluruh Indonesia?

Sungguh malu kita untuk menjawabnya.

Disatu sisi hal ini mungkin bisa kita maklumi, karena Banser NU tersebut memang spesialis pasukan penjaga Gereja. Hampir tiap tahun mereka memenuhi permintaan induk semangnya untuk berbasa-basi di depan para penyembah Nabi Isa tersebut.

Sebagian gambar-gambarnya bisa dilihat di sini:

http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2014/12/24/286789_banser-nu-ikut-jaga-gereja-lokasi-bom-bunuh-diri-di-solo_663_382.jpg

http://cdn-2.tstatic.net/surabaya/foto/bank/images/ansorsisisrear.jpg

http://img.lensaindonesia.com/thumb/500-1/uploads–1–2011–12–banser.jpg

http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQfN7fouYoma1JA-tFViLNjbtCkvd8hlPCq5eBML-_eZTBqs1843g

http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSeXRlfyjFW3vFNtOuc0X4FzfYmyyMjU36Qf-9aaozgJX7xj8I

https://a.disquscdn.com/get?url=http%3A%2F%2Fwww.voa-islam.com%2F%2Fphotos3%2Fbanser-jaga-gereja.jpg&key=uSp-FEF79TqhDtf3XZ0JWg

http://www.jurnalislam.com/gambar/nasional/nasional-berdalih-ukhuwah-wathaniyah-3000-banser-akan-jaga-gereja-se-jateng-328-l.jpg

http://cdn.ar.com/images/_t/500×0/stories/2012/12/banser_jaga_gereja.jpg

Hampir tiap tahun mereka tidak pernah absen untuk menjaga gereja-gereja kaum Salibis yang kejam dan anti toleransi tersebut.

Baca kembali:

http://www.yuk-kenal-nu.net/iedul-fitri-berdarah-natal-gereja-dan-banser-nu/

http://www.yuk-kenal-nu.net/kaum-salibis-merekalah-teroris-yang-sesungguhnya/

Minimalnya semenjak tahun 2000 lalu, saat anggota Banser Mojokerto Riyanto tewas ketika mengamankan Gereja Eben Haezer. Atau bahkan jauh-jauh hari sebelum peristiwa nahas itu.

riyanto banser nu8

riyanto banser nu9
Demikian pula pada tahun-tahun setelahnya.

Berikut cuplikannya:

Diantaranya pada Natal tahun 2012.

GP Anshor: Banser Jaga Gereja Demi Pluralisme (24 Desember 2012)

“Kami siap siaga menjaga Natal. Agenda menjaga gereja itu bagian dari memperkuat Ke-Indonesiaan. Indonesia kuat karena pluralitas,”

kata Hidayat di Kantor GP Anshor, Jakarta, Senin (24/12/2012).

Ia menambahkan, Banser mempersiapkan 30.000 personil untuk menjaga keamanan perayaan Natal di Indonesia. Semua wilayah Indonesia, terangnya, memiliki porsi penempatan sendiri. Hal itu menurutnya tergantung dari permintaan daerah.

riyanto banser nu10

riyanto banser nu11
Bahkan walaupun ada fatwa MUI yang mengharamkan ucapan Natal, tetap saja Banser melakukan aksi pluralismenya.

Banser tetap jaga Misa, meski MUI haramkan ucapan Natal (24 Desember 2012)

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa haram terhadap ucapan selama Natal bagi kaum muslim. Namun fatwa itu tak mempengaruhi sikap Barisan Ansor Serbaguna. Mereka akan menjaga prosesi misa Natal.

“Sikap toleran ini kami teladani dari Nabi Muhammad SAW,”

kata Asisten perencanaan pendidikan dan latihan Badan Koordinasi Nasional Banser, Abdul Mujib Syadzili, Minggu,( 23/12).

riyanto banser nu12

riyanto banser nu13
Demikian pula pada tahun 2013 Banser tetap patuh menjaga gereja kaum Kristen Nashrani.

riyanto banser nu14
Bahkan sampai Natal 2014 yang lalu, Banser NU tetap menjadi penjaga setia rumah ibadah para penyembah salib NUsantara.

riyanto banser nu15

riyanto banser nu16
Itu artinya, minimal jalinan asmara NU, Banser NU dengan kaum Kristen Salibis NUsantara, dengan dalih toleransi antar umat beragama tersebut, sudah terjalin minimalnya 15 tahun, atau bahkan lebih lama lagi.

Dan yang lebih menakjubkan lagi, perintah menjaga gereja ini langsung dari induk semang Banser ormas NU, fakta ini sebagaimana disampaikan dalam surat terbuka seorang anggota Banser.

Tuh-Kan-Banser-NU-Ketahuan1-300x169

Tuh-Kan-Banser-NU-Ketahuan2-300x169

Tuh-Kan-Banser-NU-Ketahuan3-300x169
Lihat kembali di:

http://www.yuk-kenal-nu.net/banser-nu-mana-ya-jeruk-makan-jeruk/

http://www.yuk-kenal-nu.net/tuh-kan-banser-nu-akhirnya-ngaku-juga/

Ya begitulah…

Perilaku para pegiat Islam NUsantara yang katanya rahmatan lil alamin tersebut.

Meski sulit untuk dipungkiri, jika kegiatan pluralis tersebut merupakan pesanan pemilik dolar-dolar (semisal Bank Dunia) yang senatiasa siap mengucurkan dana untuk Banser dan NU.

Banser-NU3

Banser-NU2

Banser-NU1-300x169

riyanto banser nu17

Kolom Pembaca

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *