Serang Wahabi, Tokoh NU Idrus Ramli Jalin Kerjasama dengan Liberal dan Syiah. Benarkah?

Serang Wahabi, Tokoh NU Idrus Ramli Jalin Kerjasama dengan Liberal dan Syiah. Benarkah?

Muhammad Idrus Ramli adalah seorang yang ditokohkan di ormas NU yang selama ini dikenal sering berseberangan dengan tokoh-tokoh besar NU sendiri. Kalau perbedaan pendapat dan pandangan dia dengan kalangan elit di tubuh PBNU tersebut pada masalah-masalah fiqhiyah ijtihadiyah, mungkin hal ini wajar dan bisa dimaklumi.

Namun perseteruan saudara Idrus Ramli dengan Said Aqil Siradj, misalnya, sudah sampai pada masalah prinsip dalam beragama. Hal ini nampak pada tulisan dia yang bertajuk “Pembusukan NU Dari Dalam Lewat Said Agil”.

Tulisan ini adalah dalam rangka untuk menolak isi buku Ketua umum PBNU yang di sebarkan oleh LTN PBNU tentang pencampuran tauhid Islam dengan agama lain yang kafir. Hingga saat ini, artikel yang disebarkan melalui akun pribadi facebooknya tersebut (yang juga ditampilkan di situs NU garis lurus) telah memasuki seri V.

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 1

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 2
Bahkan sebelum itu, saudara Idrus Ramli pernah berbuat ‘lancang’ dengan mengatakan bahwa Gus Dur dan istrinya yaitu ibu Shinta Nuriyah itu sesat karena pemikiran liberal yang ada pada cucu pendiri NU tersebut. Setelah menyebutkan penyimpangan dan kesesatan Gus Dur, saudara Idrus Ramli kemudian mengatakan,

“Saya terang-terangan menyampaikan penyimpangan ajaran gusdur karena di sini kalangan intelektual, Kalau saya bicara tentang ini di masyarakat awam akan dimaki-maki.”

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 3

Selengkapnya lihat penjelasan (Video) Youtube:

https://youtu.be/UQKwfzgEL0A

Sebuah sikap kurang ajar seorang anak muda NU bernama Idrus Ramli terhadap ‘guru bangsa’, ‘wali kesepuluh’ NU, dan calon ‘pahlawan nasional’.

Adalah NU Garis Lurus .com, situs yang sering menonjolkan nama Muhammad Idrus Ramli ini merupakan media dakwah yang dikelola oleh orang-orang NU untuk menyerang saudara kandungnya sendiri (sesama NU) yang diindikasi telah terjangkiti pemikiran syiah dan liberal. Tak ketinggalan kelompok wahabi pun menjadi bahan bulan-bulanan. Dari sini, umat akan teropinikan bahwa saudara Idrus Ramli dan orang-orang yang bergabung bersamanya adalah benar-benar anti syiah, anti liberal, dan anti wahabi.

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 4
Fenomena yang cukup unik terjadi di arena muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur. Seorang Idrus Ramli yang selama ini dikenal anti syiah dan anti liberal, ternyata bisa menjalin kerjasama dengan syiah dan liberal untuk menyerang kelompok wahabi.

Bagaimana bisa seperti ini?

Tentunya kita semua telah tahu bahwa muktamar NU ketika itu mengusung tema ‘Meneguhkan Islam NUsantara untuk Peradaban Indonesia dan Dunia’. Tema ini dinilai oleh banyak kalangan sebagai program liberalisasi agama yang dilakukan oleh kelompok liberalis di Indonesia. NU garis lurus sendiri bahkan juga memperingatkan agar mewaspadai kelompok liberal yang menyusup ke dalam tubuh NU.

Kelompok liberalis di tubuh NU tentunya tidak akan tinggal diam untuk menanamkan prinsip liberalisme dalam acara muktamar tersebut. Dikabarkan bahwa ada aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) yang terlibat meramu materi Muktamar NU sehingga para kiai kini aktif mengkaji materi tersebut.

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 5

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 6
Sebagai ketua umum PBNU ketika itu, Said Aqil Siradj yang merupakan tokoh liberal Indonesia hampir dipastikan memberikan pengaruh yang sangat besar dalam mengendalikan seluruh agenda dan rangkaian acara pada muktamar tersebut. Mulai dari kepanitiaan hingga materi pembahasan, semua telah disetting dan diatur sedemikian rupa demi mempromosikan paham liberalisme kepada warga NU khususnya dan seluruh umat Islam pada umumnya.

Nah, di antara agenda muktamar NU ke-33 kemarin adalah kajian aswaja yang diselenggarakan di Auditorium Unipdu PP. Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang. Salah satu pembicaranya adalah ustadz Muhammad Idrus Ramli Kiai muda NU, dengan memberikan kajian seputar Wahabi.

Tokoh NU Kerjasama dengan Liberal 7
Kehadiran Kiai NU Idrus Ramli dalam mukatamar di Jombang tersebut (bahkan menjadi pembicara di dalamnya) berarti sama saja dengan kehadiran dia dalam acara yang telah diatur oleh kelompok Liberal. Kiai NU Idrus Ramli telah masuk ke dalam perangkap yang dipasang oleh mereka. Setiap peserta atau pembicara harus tunduk dan memenuhi ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia.

Kalau memang Idrus Ramli adalah sosok pejuang NU yang berupaya mengembalikan pemahaman warga NU kepada ajaran KH. Hasyim Asy`ari yang murni Sunni Syafi`i Non SEPILIS (Sekularisme, Pluralisme dan Liberalisme), maka tentu ia akan memanfaatkan momen berkumpulnya warga NU dalam arena muktamar tersebut untuk mewujudkan misi dan perjuangannya itu. Sampaikan kepada warga NU tentang penyimpangan Syiah dan SEPILIS, mumpung mereka tengah berkumpul dalam acara besar lima tahunan tersebut.

Namun perhatikanlah wahai saudaraku umat Islam, sama sekali tidak ada agenda untuk membantah dan menjelaskan penyimpangan Syiah dan Liberal. Sehingga hal ini juga merupakan salah satu indikasi bahwa muktamar NU benar-benar telah dikuasai dan dikendalikan oleh SEPILIS.

Maka dari itu, entah merasa atau tidak, Idrus Ramli telah disetir oleh kalangan liberalis dan syiah untuk menyerang wahabi. Atau jangan-jangan ” semoga saja tidak”, Kiai NU Idrus Ramli telah rela dan seiya sekata bersama dengan kelompok Liberal dan Syiah demi, meraih ‘keuntungan’ tertentu?

Kolom Pembaca

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *