Fatwa Ahlul Bait Tentang Syiah

Fatwa Ahlul Bait Tentang Syiah

Telah maklum bagi kita bersama, Syiah adalah sekelompok orang yang mengklaim mencintai Ahlul Bait Nabi shalallahu alaihi wa sallam.

Meskipun secara fakta klaim tersebut jauh dari kebenaran, dalam kenyataan pengakuan cinta Ahlul Bait Nabi shalallahu alaihi wa sallam hanya dalam rangka menipu manusia, menjerat kaum muslimin agar mereka mau menerima agama Syiah yang penuh dengan kekufuran tersebut.

Realita membuktikan, ketika Shahabat Husein radhiallahu anhu terbunuh di Karbala, peristiwa menyedihkan tersebut tidak lepas dari makar dan pengkhianatan Syi’ah kepada beliau radhiallahu anhu. Bahkan fakta pahit ini diakui sendiri oleh tokoh Syiah dalam kitab-kitab mereka.

Salah satu pentolan syi’ah yang bernama Murtadha Muthahhari dalam kitab al-Malhamah al Husainiyah:

“Tidak diragukan lagi bahwa penduduk Kuffah adalah bagian dari syi’ahnya (pengikut) Ali dan yang membunuh Husein adalah kaum syi’ah itu sendiri.”

Simak kembali di:

http://www.yuk-kenal-nu.net/terbunuhnya-pemuka-para-pemuda-surga-husein-bin-ali-bin-abi-thalib/

http://www.yuk-kenal-nu.net/terbunuhnya-pemuka-para-pemuda-surga-husein-bin-ali-bin-abithalib-bagian-kedua/

http://www.yuk-kenal-nu.net/terbunuhnya-pemuka-para-pemuda-surga-husein-bin-ali-bin-abithalib-bagian-ketiga/

Berikut akan kami sebutkan fatwa-fatwa Ulama bahkan fatwa dari tokoh-tokoh Ahlul Bait, yang mereka sendiri berlepas diri dari berbagai kesesatan dan kekufuran agama Syi’ah serta pemeluknya.

Amirul Mukminin Khalifah Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhu berdoa:

“Ya Allah, aku telah bosan dengan mereka (Syiah) dan merekapun telah bosan denganku. Maka dari itu, gantikanlah untukku orang-orang yang lebih baik dari mereka, dan gantikan untuk mereka seorang yang lebih jelek dariku…”

(Nahjul Balaghah, hal 66-67)

Hasan bin Ali bin Abi Thalib radhiallahu anhuma berkata:

“Demi Allah! Menurutku, Muawiyah radhiallahu anhu lebih baik dari pada orang-orang yang mengaku sebagai Syi’ah-ku, mereka berupaya untuk membunuhku dan mengambil hartaku.”

(al-Ihtijaj, karya ath-Thabrisi hal.148)

Husain bin Ali radhiallahu anhu berdoa:

“Ya Allah, jika Engkau memberi mereka (Syiah) kehidupan hingga saat ini, porakporandakan mereka dan jadikan mereka berkeping-keping. Janganlah Engkau jadikan para pemimpin (yang ada) ridha kepada mereka (Syiah) selama-lamanya. Sebab, kami diminta untuk membantu mereka, namun akhirnya mereka justru memusuhi kami dan menjadi sebab terbunuhnya kami.”

(al-Irsyad, karya al-Mufid hal.341)

Al-Imam Ali bin Husain Zainal Abidin rahimahullahu berkata:

“Mereka (Syiah) bukan dari kami, dan kami pun bukan dari mereka.”

(Rijalul Kisysyi hal.111)

Saudara-saudara kami kaum muslimin, semoga Allah azza wa jalla menjauhkan kita dari berbagai kesesatan agama Syiah!

Dari fatwa-fatwa tokoh-tokoh Ahlul Bait Nabi Shalallahu alaihi wa sallam di atas, Amirul Mukminin Khalifah Ali bin Abi Thalib radiallahu anhu, Shahabat Hasan bin Ali bin Abi Thalib radiallahu anhu, Shahabat Husain bin Ali bin Abi Thalib radiallahu anhu dan Al-Imam Ali bin Husain Zainal Abidin rahimahullahu.

Nyatalah bagi kita jika agama Syiah adalah agama buatan Yahudi yang berkedok cinta Ahlul Bait, yang Ahlul Bait Nabi shalallahu alaihi wa sallam sendiri berlepas diri dari agama Syiah, berlepas diri dari ajaran-ajaran kufur dan sesat Syiah, juga berlepas diri dari para penganutnya.

Maka wajib bagi kaum muslimin untuk menjauhi agama yang mengkafirkan para shahabat Nabi ini…

Menjauhi agama Syiah, yang syahadat, adzan, cara berwudhu, cara shalat, cara berhaji dan berbagai hal dalam syariat berbeda jauh dengan Islam.

Karena perbedaan antara Islam dengan Syiah, bukan sekadar perbedaan mazhab, bahkan perbedaan Islam dengan agama Syiah adalah perbedaan dalam perkara akidah serta keyakinan.

Ya…

Bagaikan langit dan bumi.

Maka wajib bagi kita untuk memperingatkan kaum muslimin dari berbagai kesesatan dan kekufuran mereka…

Semoga Allah azza wa jalla melindungi Islam dan kaum muslimin di Negeri ini dari berbagai makar busuk kaum Syiah!

Amin

Kolom Pembaca

Submit a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *